Istilah
wacana berasal dari kata sansekerta yang bermakna ucapan atau tuturan. Menurut
Alwi, dkk (2003:42), wacana adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga
membentuk makna yang serasi di antara kalimat-kalimat itu. Menurut Tarigan
(dalam Djajasudarma, 1994:5), wacana adalah satuan bahasa terlengkap dan
tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan
kohesi tinggi yang berkesinambungan, yang mampu mempunyai awal dan akhir yang
nyata.
jadi wacana adalah gabungan dari beberapa kalimat yang saling berkesinambungan dan memiliki kelengkapan arti.
Syamsuddin (1992:5) menjelaskan ciri dan
sifat sebuah wacana sebagai berikut.
- Wacana dapat berupa rangkaian kalimat ujar
secara lisan dan tulis atau rangkaian tindak tutur
- Wacana mengungkap suatu hal (subjek)
- Penyajian teratur, sistematis, koheren, lengkap
dengan semua situasi pendukungnya
- Memiliki satu kesatuan misi dalam rangkaian itu
- Dibentuk oleh unsur segmental dan nonsegmental
Wacana
ditinjau dari tujuan berkomunikasi
1) Wacana Argumentasi
Menurut ( Gorys Keraf,1995:10 ) Argumentasi adalah semacam bentuk wacana
yang berusaha membuktikan suatu kebenaran .Sebuah argumentasi berusaha
mempengaruhi serta mengubah sikap dan pendapat orang lain untuk menerima suatu
kebenaran dengan mengajukan bukti – bukti mengenai objek yang diargumentasikan
itu.
2) Wacana Eksposisi
Karangan atau wacana eksposisi
bertujuan untuk menerangkan sesuatu hal kepada penerima ( Pembaca ) agar yang
bersangkutan memahaminya.
misalnya menjelaskan pengertian kebudayaan,komunikasi,perkembangan
tekhnologi ,pertumbuhan ekonomi kepada pembaca.
3) Wacana persuasi
Wacana persuasi adalah wacana yang
bertujuan mempengaruhi mitra tutur untuk melakukan perbuatan sesuai yang
diharapkan penuturnya.untuk mempengaruhi pembacanya ,biasanya digunakan segala
daya dan upaya yang membuat mitra tutur terpengaruh.
Contoh wacana iklan sebagai berikut.
“Pakai daia,lupakan yang lain.Dengan
harga yang semurah ini,membersihkan tumpukan pakaian kotor anda,menjadi bersih
cemerlang”.
4) Wacana Deskripsi
Wacana deskripsi adalah bentuk
wacana yang berusaha menyajikan suatu objek atau suatu hal sedemikian rupa
sehingga objek itu sepertinya dapat dilihat,dibayangkan oleh pembaca ,seakan –
akan pembaca dapat melihat sendiri.
contohnya, sebuah hamparan sawah yang hijau dan pemandangan yang indah ,jalan
– jalan kota ,tikus – tikus selokan ,wajah seorang yang cantik molek atau
seorang yang bersedih hati ,alunan music dan sebagainya.
5) Wacana Narasi
Wacana narasi merupakan satu jenis
wacana yang berisi cerita.
Contoh:
Sewaktu aku duduk diruang pengadilan yang penuh
sesak itu menunggu perkara ku disidangkan,dalam hatiku bertanya – Tanya berapa
banyak orang – orang hari ini disini
yang merasa,seperti apa yang kurasakan bingung,patah hati,dan sangat
kesepian .Aku merasa seolah – olah aku memikul beban berat seluruh dunia di
pundakku.